Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Puluhan Aktivis PIKI Gelar Deklarasi PIKI Kembali ke Salemba 10

×

Puluhan Aktivis PIKI Gelar Deklarasi PIKI Kembali ke Salemba 10

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Example 300x600

Puluhan Aktivis PIKI Gelar Deklarasi PIKI Kembali ke Salemba 10

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Puluhan aktivis Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) menggelar Deklarasi PIKI Kembali ke Salemba 10, di Gedung PP GMKI Jakarta (3/6/21).

Memperhatikan situasi masih pandemi Covid-19, Deklarasi tersebut diadakan secara offline dan online (Zoom) sesuai protokol kesehatan. Para aktivis PIKI yang hadir secara fisik dalam acara ini antara lain Dr. Evi Douren, Penrad Siagian, Sandi E Situngkir, Woro Wahyuningtyas, Rima Patricia Simanjuntak dan Sonia Helen Sinombor, serta puluhan peserta zoom lainnya.

Berikut pernyataan sikap para aktivis PIKI yang menyebut diri sebagai PRESIDIUM PIKI KEMBALI KE SALEMBA 10:, yang dibacakan oleh Woro Wahyuningtyas dan Sandi E Situngkir:

Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia atau PIKI dari sejarahnya merupakan organisasi cendekiawan Kristen yang pertama kali dibentuk dan dilahirkan di Sekretariat Universitas Kristen Indonesia (UKI) di Jalan Diponegoro, Jakarta, pada tanggal 19 Desember 1963 oleh oleh J. C. T. Simorangkir, Drs. R. A. Sual dan Ir. C. H. Debataradja dari UKI dan Dr. Peter Sumbung, Dr. Killian Sihotang, Pontas Nasution, Dr. Hamonangan Hutabarat, Victor Matondang, M. B. Sianipar, T. Pasaribu, Prof. Dr. Manasse Mallo, dan Lucy Khouw dari GMKI.

Bahkan sejarah mencatat bahwa PIKI merupakan salah satu dari sembilan lembaga Kristen di Tanah Air yang dikenal dengan Wali Songo Kristen Indonesia.

Semenjak lahir PIKI telah menjadi rumah bagi para intelegensia Kristen untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara serta gerakan oikumene di Tanah Air. Para pemimpin PIKI dalam jaringan benang biru telah memberi warna dalam perjalanan Bangsa Indonesia, bersama para cendekiawan Kristen.

Namun jejak sejarah dan spirit dilahirkannya PIKI tidak tergambar lagi saat ini. Hasil Kongres PIKI yang berlangsung di Hotel Gran Melia, Jakarta, pada tanggal 10-11 April 2021 meninggalkan sejumlah kegelisahan dan kekhawatiran PIKI tidak lagi berada di jalurnya yang mengemban spirit benang biru sebagaimana sejarah kelahirannya. Hal ini tergambar dari komposisi Pengurus PIKI Periode 2021-2024 yang beredar, yang tidak merepresentasikan warna gerakan Salemba 10.

Oleh karena itulah, hari ini kami mendeklarasikasi Gerakan Mengembalikan PIKI ke Salemba 10 untuk mengembalikan ke spirit sejarah dibentuknya PIKI dalam benang biru pergerakan, dan selanjutnya membentuk PRESIDIUM yang mengonsolidasikan kembali seluruh DPD dan DPC seluruh Indonesia dengan tetap dalam jaringan benang biru pergerakan.

JAKARTA, 3 JUNI 2021

PRESIDIUM PIKI KEMBALI KE SALEMBA 10

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan Tegas: Tunjukkan Kinerja Terbaik* Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks. “Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujarnya. Ia mengapresiasi kinerja pejabat lama yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dan fondasi kuat bagi Polda Metro Jaya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Kepada pejabat baru, Kapolda memberikan pesan tegas agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik. Ia mengingatkan bahwa setiap personel yang pernah bertugas di Polda Metro Jaya akan selalu menjadi perhatian dalam perjalanan kariernya. “Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dalam sertijab tersebut, jabatan Karorena Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. I Bagus Rai Elryanto kepada Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko. Kemudian jabatan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu kepada Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon. Selanjutnya, jabatan Dirressiber Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu kepada Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono. Pergantian pejabat ini diharapkan dapat memperkuat kinerja satuan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Nasional

Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan…