Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Blibli Bekerja Sama dengan ‘Masker Untuk Indonesia’ Sumbang Ribuan Masker Kain bagi Masyarakat Indonesia yang Membutuhkan

×

Blibli Bekerja Sama dengan ‘Masker Untuk Indonesia’ Sumbang Ribuan Masker Kain bagi Masyarakat Indonesia yang Membutuhkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Blibli Bekerja Sama dengan ‘Masker Untuk Indonesia’ Sumbang Ribuan Masker Kain bagi Masyarakat Indonesia yang Membutuhkan

 

Example 300x600

Blibli Libatkan Peran Aktif Karyawan Untuk Berikan Dukungan Masker Kain Melalui Program Bliblioneers Berdonasi #MaskerUntukIndonesia

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Blibli kembali berikan komitmennya melakukan inisiatif peduli COVID-19 untuk terus menekan laju penyebaran virus ini di Indonesia. Untuk kali kedua Blibli bekerja sama dengan Gerakan ‘Masker untuk Indonesia’ untuk menggalang dukungan sebanyak total lebih dari 4.000 masker kain melalui peran serta seluruh karyawan Blibli. Bentuk dukungan ini juga guna mendukung himbauan Pemerintah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi kenormalan baru (new normal) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Adapun melalui program Bliblioneers Berdonasi #MaskerUntukIndonesia ini, Blibli menyalurkan dukungan seluruh masker kain tersebut melalui yayasan Langkah Kasih untuk dikirimkan ke Indonesia bagian timur khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap masker kain. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi terus menerus bagi masyarakat akan pentingnya penggunaan masker kain dalam menekan penyebaran virus COVID-19. Hal ini juga tidak terlepas dari kampanye Blibli selama masa pandemi ini yaitu #KarenaSehatNo1.

Bunadi Lasyim, Senior Vice President of General Services sekaligus Ketua Tim Tanggap Corona untuk Blibli menyampaikan, “Walaupun selama pandemi gerak kita terbatas, tapi ini tidak menyurutkan langkah kami untuk tetap berkontribusi dalam melakukan kegiatan positif bagi Indonesia. Diharapkan melalui langkah kecil yang kami lakukan ini, dapat menginspirasi banyak orang untuk sama-sama berpikir positif, saling membantu dan tetap menjaga diri kita masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan dan memperlengkapi diri dengan alat perlindungan yang memadai.”

Lebih lanjut Kevin Osmond perwakilan dari Gerakan Masker untuk Indonesia menambahkan bahwa untuk dapat menyukseskan program pemerintah dalam mengurangi dampak penyebaran COVID-19 perlu adanya kolaborasi yang berkelanjutan. “Kita tidak dapat bekerja sendiri sehingga perlu adanya kerja sama dan komitmen seluruh pihak. Kami merasa senang dapat berkolaborasi kembali dengan Blibli dalam mendukung Gerakan Masker Untuk Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Nico Agus selaku Digital Specialist Langkah Kasih mengungkapkan, “Di tengah situasi yang sedang kita hadapi bersama, tentunya masih banyak masyarakat di luar sana yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk dukungan untuk pengadaan masker. Kami bersyukur dan bangga kepada rekan-rekan dari Blibli, walaupun di masa penuh tantangan ini masih membuka hati dan mengulurkan tangan untuk melindungi Indonesia dari COVID-19. Kami sangat berterima kasih kepada Blibli dan juga Gerakan Masker Untuk Indonesia yang telah memberikan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya yang berada di Indonesia bagian timur.”

Berbagai upaya dan inisiatif telah dilakukan oleh Blibli untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung penanggulangan COVID-19. Mulai dari dukungan APD bagi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, kolaborasi dengan Halodoc untuk konsultasi telemedik, serta kerja sama dengan mitra Blibli dalam menyediakan produk-produk sanitasi. Selain itu Blibli juga terus berusaha untuk menerapkan berbagai penyesuaian operasional demi keamanan dan kenyamanan pelanggan termasuk peningkatan sanitasi pusat logistik Blibli, terus memantau kesehatan karyawan, serta penerapan pengiriman tanpa kontak atau contactless shipping.

Segala bentuk inisiatif yang dilakukan Blibli tentunya tidak terlepas dari komitmen perusahaan untuk turut memulihkan Indonesia dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Blibli terus mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam upaya menangani penyebaran COVID-19 serta terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan #KarenaSehatNo1 #KarenaKamuNo1.

(Hotben)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…