Puluhan Kader PKK Jakut Dilatih Keterampilan Menjahit

0
38

 

Jakarta, Gramediapost.com

Hari kedua pelatihan pembuatan tas dari limbah spanduk yang dikerjakan puluhan anggota Pokja II PKK Jakarta Utara masuk dalam proses menjahit. Dengan menggunakan mesin jahit, peserta pelatihan nampak serius menjahit bahan limbah spanduk yang sebelumnya telah diukur dan dibuat polanya.

“Membuat tas dari bahan plastik memang lebih sulit dibandingkan kain karena lebih keras dan kaku. Kita membutuhkan bahan limbah spanduk sekitar 1 m2 untuk membuat 2 tas. Biar lebih cantik tampilan tasnya bisa dikreasikan masing-masing,” jelas Heni, pelatih pembuatan tas dari Kecamatan Kelapa Gading saat memantau proses penjahitan tas hingga finishing di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Utara, Lokbin 103 Permai, Kamis (11/7).

Selama 2 hari pelatihan telah berjalan dan ibu-ibu PKK Jakarta Utara terlihat sangat antusias untuk mendaur ulang limbah spanduk menjadi tas belanja. “Mereka terlihat sangat antusias dan cepat bisanya. Kendalanya, ibu-ibu ini biasanya pakai mesin jahit yang lama dan yang tersedia disini mesin jahit model terbaru jadi butuh latihan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pelatihan pembuatan tas dari limbah spanduk sisaan kampanye tersebut digagas oleh TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara yang bersinergi dengan Sudin Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara.

“Lebih sulit menjahit menggunakan bahan plastik seperti spanduk ini. Jarumnya juga harus yang besar karena bahan dari spanduk lebih keras. Ini menjadi tantangan buat kami agar hasilnya bisa maksimal,” ujar Ema, anggota PKK dari Kecamatan Tanjung Priok yang memiliki keahlian menjahit pakaian.

(Johan Sopaheluwakan)

Baca juga  Ponpes Lirboyo Kediri: Pesantren Yang Mengajarkan Kebencian, Bukan Pesantren Khas Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here