Bukalapak: Menyederhanakan Teknologi Untuk Menyetarakan Kesempatan Bagi Para Pelaku Usaha Kecil

0
14

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Sejak pertama kali didirikan pada tahun 2010, Bukalapak secara konsisten telah mengambil langkah-langkah besar untuk menaikkelaskan para pelaku usaha kecil agar mereka bisa menyejajarkan diri dengan bisnis-bisnis moderen berskala lebih besar dan membuka jalan bagi para pelaku usaha kecil ini untuk memberikan kontribusi positif serta membuka banyak kesempatan bagi lingkungan sekitarnya. Dengan teknologi yang bisa diakses hanya dengan beberapa klik saja, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan sosial dan ekonomi tanah air. Kini, Bukalapak telah memiliki lebih dari 4 juta pelapak di seluruh negeri.

Sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memegang peranan penting dengan memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun 2018 dan diprediksikan akan terus meningkat di tahun ini. Tidak hanya itu, pasar konsumen menengah di Asia Tenggara juga diproyeksikan akan berkembang pesat dengan penambahan 50 juta konsumen kelas menengah di tahun 2020. Menurut McKinsey Report, Indonesia juga diperkirakan akan mengirimkan 1,6 miliar paket per tahun. Potensi besar inilah yang mendorong Bukalapak untuk terus berinovasi dan menyederhanakan teknologi agar dapat dirasakan dampaknya secara menyeluruh.

Achmad Zaky, CEO Bukalapak dalam sambutannya di acara Halalbilhalal bersama rekan-rekan media mengatakan, “Kesempatan yang diciptakan dari inovasi teknologi Bukalapak tidak hanya diperuntukkan bagi sebagian kalangan saja, tetapi bagi siapa saja dari berbagai latar belakang yang ingin mengoptimalkan potensi diri, kreativitas usaha dan teknologi Bukalapak untuk bersama-sama memajukan ekonomi bangsa.”

Sejak pertama kali didirikan, teknologi yang diciptakan Bukalapak bertujuan untuk memajukan ekonomi Indonesia baik melalui kontribusi positif dari setiap pelaku usaha kecil maupun konsumen secara menyeluruh. Bagi para pelaku usaha tradisional, inisiatif Bukalapak dalam menghadirkan kesempatan yang sama lahir dalam bentuk program inovatif seperti Mitra Bukalapak.

Baca juga  Syariah, Perda Syariah dan Negara

Saat ini, lebih dari 1,6 juta warung dan wirausahawan mandiri di seluruh Indonesia tercatat sebagai Mitra Bukalapak yang tidak hanya berbisnis secara tradisional, tetapi juga mengalami peningkatan kapabilitas usaha dengan menjadi penyedia layanan produk-produk virtual seperti pulsa listrik, kuota internet, pembayaran BPJS, PDAM, Telkom dan pembayaran tiket perjalanan. Peningkatan bisnis ini tentunya akan membawa dampak sosial yang positif dan membuka banyak kesempatan usaha bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Bagi para pelapak yang merupakan bagian dari ekosistemnya, Bukalapak menciptakan Komunitas Bukalapak, sebuah wadah untuk terus dxcmeningkatkan kapasitas para ccfxxk  melalui berbagai pembinaan dari tim Bukalapak melalui acara Kopdar, Kampung Wirausaha Online, kegiatan sosial di waktu-waktu tertentu, dari mulai Buka Puasa Bersama, Bakti Sosial, hingga pelatihan digital dengan tujuan meneruskan penciptaan kontribusi positif oleh para pelapak ke lingkungan terdekatnya. Selain itu, anggota Komunitas Bukalapak juga turut aktif memberikan pembekalan keterampilan bisnis kepada para pelapak yang baru bergabung maupun yang belum bergabung. Saat ini, Bukalapak telah memiliki 5000 anggota komunitas yang siap menyebarkan kebaikan di seluruh Indonesia dan memberikan dampak sosial yang nyata.

Komitmen Bukalapak untuk menyederhanakan teknologi tidak hanya untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan, namun juga mendorong para penggunanya untuk mengambil peran dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan sosial, seperti penerapan e- Government yang tersedia melalui fitur e-Samsat dan Pajak Daerah. Pada Ramadan yang lalu, Bukalapak muncul dengan BukaZakat dan BukaDonasi untuk memfasilitasi para pengguna dalam membantu sesama. Selanjutnya, Bukalapak akan meluncurkan fitur BukaQurban pada Idul Adha tahun ini.

Achmad Zaky menambahkan, “Keseluruhan inisiatif untuk memajukan sektor usaha kecil dan memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi adalah komitmen nyata Bukalapak dalam memantapkan posisi Indonesia sebagai pilar ekonomi digital terkuat di kawasan Asia Tenggara.”
***

Baca juga  PGI Menyatakan Keprihatinan Mendalam atas Penyegelan dan Pelarangan Beribadah di Tiga Gereja di Jambi Oleh Pemda Setempat

Tentang Bukalapak

Bukalapak (PT Bukalapak.com) merupakan salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan pasar daring dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Bukalapak resmi menjadi salah satu unicorn asal Indonesia pada tahun 2017. Bukalapak kini lebih dari sekedar marketplace, melalui pemanfaatan teknologi Bukalapak memberikan solusi dan menjadi bagian dari gaya hidup para penggunanya. Bukalapak memiliki visi untuk menaik kelaskan UKM di seluruh Indonesia dan memperluas literasi digital di Indonesia demi membangun bangsa.

Di 2016 lalu, Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Achmad Zaky sebagai bentuk penghargaan Negara atas jasa dan darma bakti kepada bangsa dan Negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain. Saat ini Bukalapak memiliki lebih dari empat juta pelapak di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://bukalapak.com/

(Hotben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here