Antara Pemilu 2019 dan Pelestarian Lingkungan Hidup

0
29

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Pemilu 2019 merupakan pemilu yang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Dijadikan pileg dengan pilpres menjadi satu tentu menimbulkan beragam hal. Salah satunya semakin banyaknya sampah plastik banner yang dipasang para caleg dan capres/cawapres.

Pemerintah Kota Jakarta Utara punya cara tersendiri memanfaatkan sebagian limbah Alat Peraga Kampanye (APK) yang terkumpul nanti. Rencananya, limbah APK tersebut akan didaur ulang menjadi kerajinan kreatifitas.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau mengatakan, limbah APK yang masih dalam kategori baik akan dimanfaatkan untuk kerajinan kreatifitas. Hal itu dilakukan guna meminimalisir pembuangan limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

“Sebagian APK yang masih dalam kondisi baik akan dimanfaatkan untuk daur ulang. Tapi yang sudah tidak baik akan kita buang ke TPA Bantar Gebang,” kata Syamsuddin, saat ditemui di Kantor Walikota Jakarta Utara, Minggu (14/4).

Dijelaskannya, salah satu yang akan mendaur ulang limbah APK di antaranya oleh Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK). Meski begitu, pemanfaatan limbah APK ini boleh dilakukan siapa saja yang mau mendaur ulang.

“Infonya tadi PKK mau mendaur ulang limbah APK ini. Saya pikir ini bagus untuk meminimalisir sampah ke TPA,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar apel, yang dilanjutkan dengan pembersihan APK di sejumlah ruas jalan. Kegiatan ini dilakukan selama masa tenang Pemilu 2019 guna memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat.

( Wahyu Hidayati )

Baca juga  LANGKAH REKTOR ITHB DIAPRESIASI JOKOWI DAN MENDAPAT AWARD DI TINGKAT ASIA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here