Satriya Niko Firdaus, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Jakarta Utara

0
48

Jakarta, Gramediapost.com

 

Ada rasa haru dan bangga ketika mendengar suara 300 paskibraka Jakarta Utara menjawab salam dengan tegas. “Siap Kak!” Begitu kompak dan membuat kita bergidik karena disiplin, ketaatan dan kecintaan terhadap bela Negara tak terbantahkan pada jiwa sanubari mereka. Inilah calon-calon pemimpin masa depan. Dan terpilih sudah 32 pasang angota Paskibraka Jakarata Utara yang telah ditutup pada Minggu, (24/3/2019).

Hal seperti itu telah 14 tahun yang lalu dilewati oleh Satriya Niko Firdaus. Ketika melaksanakan tugas sebagai paskibraka di Jakarta Utara dengan posisi berada dalam pasukan 17. Dan kedisiplinan itu kini masih melekat pada pria kelahiran Jakarta itu yang kini bergelut dalam dunia pendidikan.

Dalam acara pemilihan pengurus Purna Paskibra Indonesia Jakarta Utara. Satriya berhasil menyisihkan rivalnya melalui Muskot (Musyawarah Kota) yang berlangsung tanggal 17 November 2018 di Gedung PPPAL (Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam kesempatan tersebut 100 peserta hadir dalam musyawarah kota tersebut memberikan suaranya.

Satriya Niko Firdaus adalah alumni dari SMA Negeri 13 ketika itu terpilih mewakili sekolahnya untuk menjadi anggota paskibraka Jakarta Utara. Tentu pihak sekolah dan orangtua bangga akan prestasi tersebut. Kini Satriyo sehari-hari bekerja di perguruan tinggi swasta ternama Binus (Bina Nusantara) bagian International Office, mengurusi program pertukaran pelajar.

Ketika ditanya mengenai proses pemilihan anggota Paskiraka Jakarta Utara tahun 2019 ini, Satriya menjelaskan, “Pemilihan anggota paskibraka Jakarta Utara dilakukan dengan proses yang cukup ketat. Dimulai seleksi berjenjang dari tingkat kecamatan. Materi yang diujikan juga terdiri atas pengetahuan umum, wawasan kebangsaan dan psiokologi,” paparnya.

Lebih lanjut lagi Satriya menyampaikan, “Bahkan di hari kedua dilakukan tes kesehatan jasmani, peraturan baris-berbaris dan tes wawancara serta kesenian. Wawancara pun dilakukan dalam bahasa Inggris karena targetnya memang sampai tingkat DKI dan mudah-mudahan dari Jakarta Utara ada yang masuk hingga tingkat nasional. Pengukuran tinggi dan berat badan pun dilakukan dengan seleksi yang ketat agar mendapatkan anggota paskibraka dengan postur yang ideal,” ungkapnya.

Baca juga  Syariah, Perda Syariah dan Negara

Satriya Niko Firdaus adalah anak pertama dari tiga bersaudara dan yang luar biasa kedua adiknya pun anggota paskibraka. Adiknya yang pertama anggota paskibraka Jakarta Utara tahun 2009 utusan dari SMA Negeri 72 Jakarta Utara. Dan adiknya yang kedua seorng perempuan juga anggota Paskibraka Jakarta Pusat tahun 2010 dari SMA Negeri 5 Jakarta Pusat.

Betapa bangganya sang ayah Kiki Wibisono seorang marinir, ketika menyaksikan anak-anaknya melaksanakan kewajiban bela Negara melalui dunia paskibraka. Dan tentu ini juga merupakan peran dari sang ibu yang senantiasa mendidik, mengajar dan mendampingi mereka sehingga dapat berprestasi dalam hidup. Kiranya ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya calon anggota paskibraka, calon pemimpin masa depan bangsa.

( Johan Sopaheluwakan )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here