Komunitas #Kita Tidak Takut” Gelar Diskusi Publik: Selamatkan Demokrasi: Melawan Segala Bentuk Intimidasi Politik’ 

0
44
Raja Malau, Ketua Umum Komunitas Kita Tidak Takut

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

“Selain Pemilu sebagai salah satu instrumen demokrasi, momentum Pemilu juga menjadi salah satu penentu masa depan bangsa. Sayangnya, momen demokrasi ternodai oleh berbagai peristiwa intimidasi dan teror politik.

Varian intimidasi dan teror berbau politik kerap mewarnai kontestasi politik baik dalam pilkada maupun pemilu nasional. Beragam intimidasi bermunculan menjelang pemungutan suara, dari peristiwa persekusi, ujaran kebencian, hoaks hingga teror dalam bentuk yang paling ekstrim.

Untuk itu, masyarakat didorong untuk tidak tunduk dan takut terhadap segala bentuk intimidasi dan teror.

Berbagai bentuk intimidasi dan teror tersebut jelas mengancam nilai-nilai demokrasi. Pemilu sebagai mekanisme demokrasi semestinya dilakukan dengan LUBER, JURDIL, damai dan aman serta melindungi rakyat untuk memilih sesuai hati nurani,”demikian disampaikan Karyono Wibowo (Analis Politik /Direktur Eksekutif IPI), dalam diskusi Publik “Selamatkan Demokrasi: Melawan Segala Bentuk Intimidasi Politik’ di  Restoran Top Taste, Jakarta (25/3/19)

Diskusi publik ini diselenggarakan oleh ” Komunitas #Kita Tidak Takut”

Tambah Karyono lagi,”Namun dengan banyaknya intimidasi dan teror yang dilakukan pihak tertentu, telah menimbulkan keresahan, rasa ketakutan dan kekhawatiran karena adanya ancaman.”

Tampil sebagai pembicara lain antara lain Arbi Sanit (Pengamat Politik Senior UI) , Laksda TNI (Purn) Soleman B.Ponto, ST (Eks. Kepala Badan Inteligen Strategis/BAIS), Stanislaus Riyanta (Pengamat Intelijen dan Keamanan)*

Setelah acara diskusi, Komunitas #Kita Tidak Takut” mengadakan Deklarasi:

DEKLARASI KOMUNITAS KITA TIDAK TAKUT MELAWAN TEROR DAN INTIMIDASI DEMI TEGAKNYA DEMOKRASI

Pemilu merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat. Oleh karena itu pemilu adalah hak asasi politik rakyat untuk memilih wakiI-wakil rakyat yang duduk di DPR, DPRD, DPD serta memilih Presiden dan Wakil Presiden secara LANGSUNG, UMUM, BEBAS DAN RAHASIA.

Baca juga  Pesta Bona Taon Raja Siagian se Jabodetabek Kali Ini Tanpa Acara Lelang

Hak asasi politik rakyat harus dilindungi dari berbagai ancaman teror dan intimidasi agar Pemilu Serentak 2019 berjalan secara damai, aman, tertib dan konstitusional. Atas dasar itu, Komunitas KITA TIDAK TAKUT menyatakan dan menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia:

1. Bahwa sistem demokrasi merupakan pilihan terbaik di antara sistem yang lain dalam mewujudkan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia dihimbau untuk menjadikan Pemilu sebagai momentum perbaikan masa depan bangsa.

2. Bahwa untuk menegakkan nilai-nilai demokrasi, maka rakyat harus bebas memilih sesuai hati nurani tanpa intimidasi dan teror dalam bentuk apapun, agar Pemilu berjalan secara demokratis, jujur dan adil.

3. Bahwa untuk melindungi hak politik rakyat dalam Pemilu Serentak 2019, maka Komunitas KITA TIDAK TAKUT mengajak seluruh komponen bangsa untuk MENOLAK DAN MELAWAN segala bentuk tindakan teror dan intimidasi yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi, konstitusi, etika dan moral demi tegaknya demokrasi dan konstitusi.

4. Bahwa, segala perbuatan tercela yang menciderai demokrasi seperti penyuapan, politik uang, ujaran kebencian, politik SARA dan penyebaran berita bohong harus dilawan dan dihentikan karena dapat merusak masa depan demokrasi dan peradaban kemanusiaan.

5. Bahwa, untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019 agar berjalan demokratis, aman dan damai, maka seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk ikut aktif mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu termasuk tahapan penghitungan agar tidak terjadi manipulasi penghitungan suara, sehingga Pemilu Serentak 17 April 2019 dapat berjalan dengan jujur dan adil.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here