Cak Imin: 98 Persen Warga NU Pilih Jokowi-Ma’ruf

0
54

Jakarta, Gramediapost.om

 

Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), meyakini 98 persen warga Nahdlatul Ulama (NU) akan memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pemilihan presiden 2019.
Cak Imin mendasarkan keyakinannya itu dari hasil jajak pendapat internal yang dilakukan PKB.

‘Alhamdulillah hasil survei internal kami 98 persen warga NU memilih Kiai Ma’ruf Amin di Pilpres 2019,”; ujar pria bernama lengkap Muhaimin Iskandar itu melalui siaran persnya, Kamis (14/2/2019).

Kendati optimis mayoritas warga NU akan memilih pasangan capres-cawapres yang diusung partainya, namun Cak Imin mengatakan pihaknya tetap akan bekerja sekuat tenaga, sehingga seluruh warga NU memilih Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.
Secara khusus Cak Imin menyebut PKB juga akan bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Provinsi Jawa Barat. Sebab, kata dia, Jawa Barat adalah provinsi ‘terpanas’ dalam Pilpres 2019 ini.
"Jabar konsentrasi khusus PKB. Jabar medan paling panas, 01 dan 02 bersaing ketat," kata Cak Imin yang juga anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Merujuk survei internal PKB, Cak Imin menyebut Jokowi-Ma’ruf saat ini unggul sebesar 51 persen di Provinsi Jawa Barat terhadap pasangan Prabowo-Sandiaga.
Sekadar informasi, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla kalah terhadap pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 di Provinsi Jawa Barat. Jokowi-JK saat itu hanya meraih 40,22 persen suara. Sementara pesaingnya, Prabowo-Hatta Rajasa, meraup 59,78 persen.
Demi memenangkan Jokowi-Ma’ruf, Cak Imin menegaskan, seluruh kader PKB, para caleg, dan relawan terus bergerak di Jawa Barat. Ia menyatakan para kader dan simpatisan tersebut akan bergerak dengan cara menggunakan saluran organisasi-organisasi keagamaan dan menyinergikan peran kiai atau ulama.

Baca juga  Hasil Pusat Riset Pew: Islam Merupakan Agama yang Paling Cepat Berkembang di Dunia

"Juga menggunakan tema-tema kegiatan yang bersifat pemberdayaan, ekonomi, dan kegiatan kepemudaan," kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.
Keyakinan Cak Imin tersebut sejalan dengan pendapat Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU) KH Said Aqil Siraj. Menyusul terpilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden pendamping Jokowi, Kiai Said menyatakan secara otomatis warga NU akan berjuang memenangkan pasangan itu.
"Tidak usah digerakkan, otomatis akan bergerak sendiri," kata Kiai Said dalam jumpa pers di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis malam (9/8/2018).
Kiai Said menyebut warga NU merasa punya tanggung jawab moral untuk mendukung pemimpin tertinggi NU itu. Dipilihnya KH Ma’ruf Amin yang saat itu merupakan Rais Aam PBNU serta kader NU sejak muda menjadi cawapres, kata Kiai Said, membawa rasa bangga dan percaya diri kader dan warga NU.

"Jadi, tidak usah dibayar, tidak usah didorong, (warga NU) akan kampanye semua," kata Said Aqil.
Apalagi, tambah Kiai Said, Kiai Ma’ruf Amin merupakan cicit Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama besar asal Banten yang sangat dihormati warga NU dan keilmuannya diakui oleh dunia Islam.
Suaidi Asyari, dalam buku Nalar Politik NU & Muhammadiyah (2009), seperti dikutip bisniscom (9/8/2018), memperkirakan ada sekitar 51 juta muslim di Indonesia yang menjadi pengikut paham keagamaan NU. Meski belum tentu semuanya warga atau berafiliasi dengan NU.

Berdasarkan lokasi dan karakteristiknya, mayoritas pengikut NU terdapat di pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra. (*)

Sumber

https://jokowidodo.app/post/detail/cak-imin-98-persen-warga-nu-pilih-jokowi-maruf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here