Pesan Pastoral PGIW DKI Jakarta Dalam Rangka Menyongsong Pemilihan Gubernur Jakarta 2017: “Mencari Pemimpin DKI Jakarta Yang Dapat Dipercaya”

0
84
Pdt. Manuel E. Raintung, S.Si. M.M. Ketua Umum PGIW DKI Jakarta
Pdt. Manuel E. Raintung, S.Si. M.M.
Ketua Umum PGIW DKI Jakarta

Jakarta, Suarakristen.com

Keluaran 18: 21a: Disamping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; ………..

Pendahuluan.

Kita sedang menyongsong Pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia, yang pemberian suara akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017. Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah sebagian dari Pilkada di Indonesia, untuk memilih dan menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022. KPUD DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon gubernur DKI, yaitu pasangan Agus Harimurti Yudoyono dan Sylviana Murni, pasangan Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, dan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Pemimpin yang dapat dipercaya.

Hubungan rakyat Indonesia dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hubungan kepercayaan. Rakyat Indonesia mendirikan negara Republik Indonesia, dan memberi kepercayaan kepada negara ini untuk melayani rakyat Indonesia seluruhnya, demi kemajuan dan kebaikan bersama, sesuai dengan kehendak rakyat. Oleh karena itu, tema kita dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 adalah “Mencari Pemimpin DKI Jakarta Yang Dapat dipercaya”. Dan untuk itu, kami ajak saudara-saudara warga gereja di Jakarta untuk sejenak merenungkan Keluaran 18: 21a, sebagai acuan dalam menentukan pilihan.

Mengacu kepada Firman Allah ini, pemimpin yang kita butuhkan adalah warga negara Indonesia yang cakap, menjalankan perintah Allah, menolak dan memberantas korupsi, dan dapat dipercaya. Dan untuk mengetahui sosok pemimpin yang memenuhi persyaratan ini, kita perlu melihat dan mempelajari rekam jejak masing-masing calon pada waktu mereka menjalankan kekuasaan yang dipercayakan kepada mereka, terutama pada waktu menjalankan kekuasaan negara.

Tentu janji kampanye juga perlu diperhatikan dan dipelajari, tetapi memberi kepercayaan kepada seseorang untuk menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur DKI Jakarta hanya berdasarkan rangkaian kata-kata yang disampaikan pada waktu kampanye adalah terlalu gegabah dengan resiko tinggi. Oleh karena itu, kami ingatkan sekali lagi, yang utama dan terutama adalah kerja keras dan prestasi kerja para calon selama mereka berkuasa.

Baca juga  Semarak, Ibadah Natal & Tahun Baru Persekutuan Doa Makasar

Pesan untuk kemajuan dan kebaikan bersama seluruh warga Jakarta.

Sehubungan dengan itu, setelah mempelajari makna renungan di atas dan berdoa kepada Bapa Sorgawi melalui putra-Nya Tuhan Yesus Kristus, kami menyampaikan pesan kepada semua warga gereja di DKI Jakarta, sebagai berikut:

Pertama, Warga gereja di DKI Jakarta adalah bagian dari masyarakat Jakarta, dan masyarakat Jakarta adalah bagian dari rakyat Indonesia, dan oleh karena itu ikut bertanggungjawab mensukseskan Pilkada DKI Jakarta 2017, antara lain dalam bentuk kampanye, dan / atau menggunakan hak pilih suara pada 15 Februari 2017;

Kedua, Bagi warga gereja yang ikut serta berkampanye, hendaklah berkampanye dengan cara-cara yang damai, adil, jujur, demokratis, dan tidak diskriminatif;

Ketiga, Bagi warga gereja yang telah berhak memilih, persiapkan diri dengan baik, pelajari rekam jejak para calon, khususnya tentang kecakapan memimpin, kesetiaan kepada Allah, sikap anti korupsi, dan dapat dipercaya;

Keempat, Memilihlah dengan tulus dan cerdas, agar saudara dapat melihat pasangan calon yang telah terbukti kerja keras dan berprestasi, karena demokrasi memperhitungkan kerja keras dan prestasi kerja pasangan calon, bukan yang lain, seperti suku, ras, dan agama;

Kelima, Semua upaya kita ini harus berada di bawah terang Injil Yesus Kristus, dan dengan demikian kita boleh berharap bahwa pasangan calon yang akan terpilih nanti adalah tokoh yang dapat dipercaya akan melayani seluruh masyarakat Jakarta dengan damai, adil, jujur, demokratis dan tidak diskriminatif.

Demikianlah pesan pastoral PGIW DKI Jakarta kepada semua warga gereja di Jakarta.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Jakarta, 27 Desember 2016

Teriring Salam dan Doa

Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI Wilayah DKI Jakarta

Baca juga  PIKI Bangkit Kembali: Baktinendra Prawiro dan Audy Wuisang Pimpin PIKI Periode 2015-2020

Pdt. Manuel E. Raintung, S.Si. MM.
Ketua Umum

Pdt. Ferry F. Simanjuntak, MA, M.Pd.K.
Sekretaris Umum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here