Komnas Perempuan Merespon Berbagai Kekerasan/Pemboman di Tanah Air

0
30

 

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

 

Peristiwa pemboman tempat ibadah kembali terjadi,  kali ini menyasar beberapa gereja di Surabaya dan  memakan sejumlah korban, termasuk perempuan dan anak-anak.  Aksi-aksi teror dalam bentuk penyerangan hingga pembunuhan menjadi wajah kekerasan bangsa ini.

 

Komnas Perempuan juga memperhatikan perempuan dimanfaatkan untuk aksi-aksi teror, membunuh diri mereka sendiri. Peristiwa ini tidak dapat disimpulkan dengan cepat, tetapi perlindungan atas keamanan masyarakat dan penanganan secara tuntas adalah hal yang perlu segera dilakukan.

 

Untuk itu Komnas Perempuan menyatakan:

1.Duka mendalam khususnya untuk para korban pemboman di Surabaya;

2.Mendorong negara untuk sigap melakukan pemulihan, perlindungan dan pencegahan agar kekerasan berikutnya tidak terjadi;

3.Semua pihak untuk bersikap kritis pada informasi terutama politisasi dan penggunaan agama untuk justifikasi tindak kekerasan;

4.Perlunya upaya bersama untuk memperkuat solidaritas dan soliditas di masyarakat dengan menyuburkan nilai-nilai toleransi, menghargai perbedaan, menciptakan kedamaian setrta  mencegah kekerasan atas nama apapun.

 

Komisioner Komnas Perempuan:

Mariana Amirudin

Riri Khariroh

 

Kontak kordinasi wawancara:

Elwi Gito (081287996922)

Baca juga  Siaran Pers PGI Tentang Aksi Teror Bom Samarinda