Pop Up Market 2018 x Tokopedia: Hadirkan Produk Kurasi Puluhan Brand Lokal dan Desainer Muda Indonesia

0
31

 

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

 

Suara Pop Up Market kembali diselenggarakan di Indonesia untuk yang ketujuh kalinya. Pop Up Market yang dikenal sebagai pelopor thematic local brand bazaar di Indonesia ini selalu mengangkat nama dari fashion district di kota-kota besar di dunia sebagai tema. Namun pada tahun ini, Pop Up Market 2018 x Tokopedia melakukan perubahan konsep acara di mana pemilihan tema dengan unsur art akan lebih diperkuat guna mengangkat industri kreatif di Indonesia dalam cakupan yang lebih luas, yaitu melalui tema The Factory, sebuah art studio terkenal yang dimulai oleh Andy Warhol pada tahun 1962 hingga 1984, yang terletak di kota Manhattan, New York. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, 8 – 11 Maret 2018 di Lantai 2 – 4, Gourmet Area, Kuningan City.

 

“Tokopedia adalah tempat bagi kreator lokal untuk memulai dan membangun mimpinya. Kami melihat potensi luar biasa dari kreator muda Indonesia, dengan produk berkualitas yang tidak kalah dengan brand-brand global. Dengan exposure dan edukasi yang mendukung, Tokopedia yakin akan banyak brand lokal yang mampu tumbuh menjadi brand nasional, bahkan menjadi perusahaan publik. Untuk itu, Tokopedia sangat mendukung inisiatif seperti Pop Up Market yang dapat menjadi ajang bagi kreator muda lokal untuk mengenalkan kreasinya kepada publik. Ini sejalan dengan misi kami untuk mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital,” jelas Garri Juanda, Co-Head Marketplace Tokopedia.

 

Kali ini, Pop-Up Market 2018 x Tokopedia menghadirkan 83 tenant yang telah melalui kurasi ketat dari seluruh nusantara. Dimulai dengan terdapatnya fashion brand lokal berjumlah 48 tenant dari desainer muda Indonesia, diantaranya men fashion brand seperti Voyej yaitu local brand berupa dompet leather goods yang dibentuk dengan pilihan bahan yang tepat dan estetik dan women fashion brand seperti Dara yang menekankan nilai simplicity untuk mewakili selera dan gaya wanita Indonesia.

Baca juga  Seminar Fisipol UKI: Pancasila Harus Dipertahankan Sebagai Falsafah Hidup Bangsa Untuk Menjamin Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

 

 

Tidak hanya itu saja, terdapat pula 18 tenant yang menjual produk aksesori seperti Liunic On Things, aksesori handcrafted berbentuk unik yang khas dengan konsep artistic dan Soigne yang menyampaikan aspek persona berbeda-beda pada produk anting-anting. Selain itu, hadir 17 food and beverages tenant yang beberapa diantaranya adalah Ei Salted Egg, crispy chips yang memiliki keunikan varian dengan rasa khas dari salted egg; Makna Coffee, sebuah coffee shop di bawah naungan Makna Creative yang dibentuk oleh Ernanda Putra, Keenan Pearce dan Petale Tisane, minuman naturally colored tisane yang menggunakan bunga sebagai warna alami dengan gradasi warna yang sangat menarik dan keunikan rasa yang menyegarkan.

 

 

Acara VIP Day Pop Up Market 2018 x Tokopedia diresmikan oleh  Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya pengembangan brand lokal di Indonesia. Melalui inisitaif seperti Pop Up Market, kreator lokal diharapkan mampu mengembangkan brandnya, tidak haya di pasar nasional tapi juga global.

 

VIP Day Pop Up Market 2018 x Tokopedia kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Press Conference yang terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, Press Conference pertama dihadiri oleh Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi, Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D selaku Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Celyn Laurenzi selaku Category Lead Fashion Tokopedia, dan perwakilan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia). Dalam press conference sesi pertama ini pembicara juga akan mendiskusikan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk mendorong pertumbuhan kreator lokal di Indonesia yang berkualitas dan kuat. Kemudian, akan juga dilakukan peluncuran program Mahasiswa Pengusaha.

Baca juga  LBH Surabaya: Hentikan Tindakan Represif dan Intimidasi terhadap Mahasiswa Papua  

 

Setelah pelaksanaan sesi pertama, Press Conference dilanjutkan dengan sesi kedua yang dihadiri oleh panitia utama pelaksanaan Pop Up Market 2018. Dr. Rudy Handoko selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya akan membawakan materi mengenai latar belakang berdirinya Pop Up Market sebagai bagian dari Universitas Prasetiya Mulya. Muhammad Abdan Syakur Noor selaku President Student Board Universitas Prasetiya Mulya akan menjelaskan mengenai sejarah Pop Up Market dari tahun ke tahun yang dinaungi oleh Student Board Universitas Prasetiya Mulya. Livia Zahra Zhafirah selaku Chairman Pop Up Market 2018 x Tokopedia memberikan pengenalan mengenai Pop Up Market tahun ini. Luna Ghassani selaku Project Officer Relation Pop Up Market 2018 x Tokopedia menjelaskan mengenai seluruh rangkaian acara dan kolaborasi yang telah dilaksanakan oleh berbagai stakeholder Pop Up Market 2018 x Tokopedia, serta Sassi Umikalsum selaku Marketing Bluesville yang mewakili tenant untuk menyampaikan pengalaman dan perjalanan Bluesville selama berjualan di Pop Up Market dari tahun ke tahun.

 

VIP Day Pop Up Market 2018 x Tokopedia diakhiri dengan pengumuman dan penyerahan hadiah untuk para pemenang kompetisi yang telah dilaksanakan sebagai wujud pre event Pop Up Market: The Factory, Manhattan yaitu Merchandise Design Competition, Poster Design Competition, serta Pop Up Snap competition. Meriahnya hari pertama bazar ini diharapkan dapat mendatangkan banyaknya pengunjung dari berbagai daerah untuk menghadiri the biggest local brand bazaar in Indonesia ini serta mendapatkan pengalaman tak terlupakan dalam berkeliling bazar Pop Up Market tersebut.