Ibadah Syukur : 75 Tahun Ibu Dahlia Marintan Hutagalung br Tarihoran(Ompung Asalam Boru). POUK Gereja “LAHAIROI” Cijantung- Wilayah 6. YON KAV 7 Sersus Cijantung, pukul 10.00. 26 Agust ’17.

0
21

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty

MAZMUR 90:10a dan 12.

– Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun(ayat 10a).
– Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana(ayat 12).

Hidup ini sangat unik dan keunikan itu terjadi dalam 2(dua) hal yang sangat penting dan mendasar :

1. Kita diberi kehidupan untuk dijalani, direncanakan, ditata-kelola, didisain atau bahkan direkayasa sekalipun, tetapi bukan kita yang menentukan akhir dari seluruh perjalanan hidup kita ini kedepan. Ada kuasa yang mengatur, bahkan mendisain seluruh perjalanan kehidupan itu, dan Dialah Tuhan yang punya kehidupan ini. Inilah satu keunikan tersendiri dari hidup pemberian Tuhan itu bagi kita umat-Nya.

2. Bahwa ternyata hidup yang Tuhan karuniakan itu sudah diberi batasan, dan oleh karena itu sekalipun kita ingin hidup seribu tahun, tetapi Tuhan pemberi hidup itu sudah berikan rambu-rambu yang terbatas.Inilah keunikan kedua tentang hidup itu yang dari waktu ke waktu kadang kurang disadari oleh manusia. Rentang waktu kehidupan itu demikian terbatas sehingga tanpa terasa, usia hidup kita terus bertambah.

Itulah sebabnya Tuhan lewat Firman-Nya mengajak kita untuk memahami kehidupan ini dalam 3 cara :
1. SADAR BAHWA HIDUP INI TERBATAS(ayat 10) :
Karena hidup yang Tuhan beri itu sangat terbatas, maka kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin. Jangan sia-siakan waktu hidup itu dengan hal-hal yang tidak berguna sehingga dia berlalu sia-sia. Hari ini tanggal 26 Agustus 2017, itu tidak akan kembali lagi. Jadi hidup itu tidak hanya dinikmati tetapi harus juga berguna, sehingga orang lain mendapat manfaat dan nama Tuhan terus dipermuliakan tiap hari.Orangtua terkasih telah menikmati usia hidup yang panjang 75 Tahun, itu artinya Tuhan masih beri lagi waktu untuk dijalani dengan penuh bahagia dan sukacita bersama anak cucu, menantu dan keluarga besar.
2. USIA YANG ROKHANI ALKITABIAH(ayat 10) :
Tidak ada usia hidup yang secara khusus dan spesifik dibicarakan dengan indah oleh Tuhan didalam Firman-Nya. Tetapi usia 70 sampai 80 tahun ini Tuhan bicarakan itu secara khusus. Itu artinya, usia ini yaitu 75 Tahun dari Ibu kita terkasih ini adalah usia yang diberkati. Usia yang harus membuat kita semua tidak hanya mensyukuri, tetapi mengangungkan perbuatan KASIH SETIA Tuhan yang luarbiasa ajaib ini. Kita sangat yakin Tuhan telah memberkati ibu terkasih ini dengan usia kehidupan yang panjang dan sangat luarbiasa. Dan wajarlah apabila seluruh keluarga besar dan jemaat Tuhan mengucap sukur hari ini.

3. SUPAYA KITA MAKIN BIJAKSANA(ayat 12) :
Kalau usia hidup ini tidak bisa kita tambah satu haripun, maka seharusnya tiap-tiap hari kita bersyukur. Bukan hanya disaat kita berulang tahun baru syukur itu dinaikan, tetapi setiap hari, setiap saat kita harus memuji dan memuliakan Tuhan. Kata Pemazmur, hingga kita memperoleh hati yang bijaksana. Bijaksana memakami bahwa 75 tahun ini kasih karunia Tuhan yang luarbiasa, betapa baik Tuhan yang sudah jaga dan pelihara Ibu terkasih. Bagaimana Tangan Tuhan terus menuntun selama 75 Tahun perjalanan hidup ini. Karena itu , usia 75 Tahun ini harus meyakinkan Ibu terkasih untuk bersyukur dan bersyukur, jangan yang lain.

Bersyukur adalah cara terbaik untuk berterimakasih dan menyenangkan hati Tuhan!
Selamat ber-Ibadah dengan penuh sukacita, Tuhan memberkati! Gb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here