Fokus Pada Yesus Penyelamat Hidup

0
28

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

 

Syalom saudaraku, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita.

 

Lukas 8:25, Lalu kata-Nya kepada mereka: “Di manakah kepercayaanmu? ” Maka takutlah mereka dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga Ia memberi perintah kepada angin dan air dan mereka taat kepada-Nya? ”

 

Perubahan hal/perbuatan yang negatif kepada hal yang positif adalah baik adanya dan itulah yang diharapkan oleh kebanyakan kita dalam hal sifat manusia.  Sebahagian perubahan itu terjadi ketika seseorang mengalami ancaman dan cobaan di dalam hidupnya bahkan telah menyaksikannya secara berulang-ulang. Perjalanan murid-murid bersama Yesus bukanlah hal pertama kalinya untuk melayani, namun pada nas hari ini menjelaskan perjalanan mereka menuju  tanah orang Gerasa. Perjalanan mereka ke Gerasa tentu memiliki tujuan pelayanan yang jelas yaitu menyembuhkan/mengusir roh jahat dari orang Gerasa.

 

Ditengah perjalanan melalui jalur danau, tak lama kemudian Taufan menghantam perahu mereka. Maka, mereka pun ketakutan dan membangunkan Yesus yang sedang tidur. Yesus pun bangun dan segera menghardik air dan angin, seketika itu juga angin dan air danau pun tenang. Lalu Yesus bertanya: dimanakah imanmu? Kemudian mereka takut dan heran. Dan mereka bertanya, siapakah orang ini gerangan, sehingga Ia dapat memerintah angin dan air itu reda dan danau menjadi tenang?

 

Saudaraku, mengenal Yesus dalam kehidupan kita akan terlihat dari cara dan sikap kita menghadapi persoalan dan bahaya yang menghampiri kita. Murid-murid Yesus mengalami perubahan yang baik ketika air dan angin itu reda maka mereka takut. Sikap takut menghadapi badai berubah menjadi takut akan Yesus, ini adalah bukti kalau mereka harus lebih yakin kepada Yesus yang mampu menolong.

Baca juga  Meniti Jalan Kebenaran

 

Sekarang, bagaimanakah sikap kita menghadapi masalah, manakah lebih dominan yang muncul: takut akan masalah tersebut atau Takut (takjub) akan Kuasa Yesus yang mampu menolong kita dari masalah yang kita hadapi? Takut disini lebih dekat kepada TAKJUB akan kuasa Yesus.

 

Untuk itu saudaraku, rubahlah pola pikir kita dan iman kepercayaan kita yang fokus kepada masalah-masalah selama ini, menjadi fokus akan kuasa (takjub) Yesus yang menyelamatkan kita dari masalah tersebut.Fokus pada PENYELAMAT kita yaitu Yesus yang setiap saat menyertai hidup kita. Amin

 

Selamat beraktifitas untuk kita semua

Salam Marturia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here